Langkau ke kandungan utama

Post Terkini

{ NAJIS DAN CARA MEMBERSIHKANNYA }

NAJIS DAN CARA MEMBERSIHKANNYA بحيرة الأزهر شرح سفينة النجاة Kitab Buhairah Al-Azhar Syarah Matan Safinah An-Najah Siri 39 JENIS-JENIS NAJIS Berkata Pengarang : النَّجَاسَاتُ ثَلاَثٌ: مُغَلَّظَةٌ، وَمُخَفَّفَةٌ، وَمُتَوَسِّطَةٌ. الْمُغَلَّظَةُ: نَجَاسَةُ الْكَلْبِ وَالْخِنْزِيْرِ وَفَرْغُ أَحدِهِمَا. وَالْمُخَفَّفَة: بَوْلُ الصَّبِيِّ الَّذِيْ لَمْ يَطْعِمْ غَيْرَ اللَّبَنِ وَلَمْ يَبْلُغِ الْحَوْلَيْنِ. وَالْمُتُوَسَّطَةُ: سَائِرُ النَّجَاسَاتِ. Segala najis itu ada tiga yaitu najis mughallazah dan mukhaffafah dan mutawasithah. Mughallazah itu ialah najis anjing dan babi dan anak cucu salah satunya. Dan mukhaffafah itu ialah air kencing kanak-kanak lelaki yang tidak makan melainkan susu dan belum sampai umur dua tahun. Dan mutawasithah itu ialah sekelian najis yang lain. CARA MENGHILANGKAN NAJIS Berkata Pengarang : الْمُغَلَّظَةُ تَطْهُرُ بِسَبْعِ غَسَلاَتٍ بَعْد إِزَالَةِ عَيْنِهَا إِحْدَاهُنَّ بِتُرَابٍ. وَالْمُخَفّفَةُ تَطْمُرُ بِرَشِّ الْمَاءِ عَلَيْهَا مَعَ الْغَلَبَةِ وَإِزَالَة...

ENAM PERBUATAN PENYEBAB KEROSAKAN HATI


 
[ ENAM PERBUATAN PENYEBAB KEROSAKAN HATI ]


Al Imam Hasan Al Bashri R.A. menyampaikan tausiyyah sebagai berikut :
Sesungguhnya kerosakan amal itu disebabkan oleh enam perkara , iaitu :

1. Orang-orang yang sengaja melakukan dosa dengan berharap akan     bertobat.

2. Berilmu tapi tidak mau mengamalkan.

3. Beramal tapi tidak ikhlas.

4. Memakan rezeki Allah tapi tidak bersyukur.

5. Tidak ridha dengan pembagian rezeki dari Allah.

6. Mengebumikan mayat tapi tidak mengambil pelajaran.

Perosak Amal yang pertama : 

Diantara kita, mungkin ada yang sengaja melakukan dosa dengan harapan akan ada kesempatan untuk bertobat. 
Menurut Al Imam Hasan Al Bashri seseorang yang sengaja melakukan dosa tapi berharap akan memperoleh rahmat dari Allah merupakan lamunan melantur yang jauh dari mungkin.

Perusak Amal yang kedua : 

Diantara kita mungkin ada yang berilmu tapi tidak mau mengamalkan ilmunya maka ilmu itu tidak akan berguna dan akan sia-sia. Karana buah dari ilmu adalah pengamalannya. 

Perusak Amal yang ketiga  : 

Diantara kita mungkin ada yang beramal tapi tidak ikhlas, maka ibadah yang dikerjakan akan diwarnai dengan kepura-puraan (kebohongan). 
Ibadah yang didasari keinginan dipuji dan dihormati orang lain akan menjadi hampa dan tidak memunculkan bekas/tandanya pada keperibadian seseorang.

Perusak Amal yang Keempat : 

Diantara kita ada mungkin ada yang mengambil rezeki Allah SWT tapi tidak bersyukur kepada-NYA, itulah orang-orang yang ingkar terhadap nikmat dari Allah. Orang yang demikian adalah orang yang sombong dan selalu meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya (tidak adil). 

Perusak Amal yang Kelima : 

Diantara kita mungkin ada yang tidak ridha dengan pembagian rezeki dari Allah, orang yang demikian adalah orang yang salah dalam menilai diri sendiri. Tidak Ridha terhadap rezeki Allah karana yang bersangkutan dalam urusan dunia sentiasa membandingkan dengan teman, kerabat dan orang lain yang lebih tinggi kekayaan/hartanya dibandingkan dia. 

Perusak Amal yang Keenam : 

Tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa pengebumian mayat. Yakni mereka tetap tidak mau mengingati kematian.

Rasulullah SAW bersabda :
"Sesungguhnya alam kubur merupakan permulaan tempat akhirat, apabila seseorang selamat di tempat awal itu, maka selanjutnya akan lebih mudah. Tetapi jika tidak selamat di alam kubur, maka apa yang terjadi setelahnya akan lebih berat dari padanya." (HR Tirmidzi, Ibnu majah dan Hakim)

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan Hidayah, Taufiq dan Inayah_Nya bagi kita dalam menjalani Kehidupan Yang Fana ini dengan tujuan menggapai Ridha dan Maghfirah-NYA. 

Amiin Ya Robbal 'Alamiin. 



Ulasan

Catatan popular daripada blog ini